Ketua Komite Dayah MUQ Pagar Air, Dr. Sofyan A Gani, MA menjadi narasumber peHTem edisi Kamis 5 Agustus 2021 episode 62 dengan tema: Benarkah Pengelola Dayah MUQ Pagar Air Gerogoti Uang Santri? yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Tertibkan Birokrasi Dulu, Baru Masyarakat!

Program stiker BBM bersubsisi yang ditempelkan untuk mobil-mobil di Provinsi Aceh terus mendapat kritikan dari banyak pihak.

Mareka menganggap Pemerintah Aceh sudah terlalu jauh mencampuri urusan Pemerintah Pusat.

Karena Masyarakat beranggapan pertamina merupakan bagian dari BUMN, yang merupakan wewenang pemerintah pusat.

Begitupun dengan kata-kata yang dituliskan pada stiker tersebut dinilai sangat tidak patut.

Oleh sebab itu, acehimage.com melalui program barunya peHTem menghadirkan salah seorang akademisi dari Universitas Abulyatama, Usman Lamreung, M.Si.

Dalam wawancara yang dipandu oleh pemred acehimage.com HT Anwar Ibrahim, Usman menyatakan pemerintah Aceh seharusnya menata diri (birokrasi) terlebih dahulu sebelum mengerluarkan Surat Edaran.

"Mobil dinas harus lebih dulu ditempel stiker, karena selama ini orang dinas pakai untuk kebutuhan pribadi, dengan memakai plat warna hitam," cetus Usman.

Nah, anda masih penasaran apa saja yang menjadi pembahasan dalam wawancara peHTem.

Silakan menyaksikan tayangan ini hingga selesai.

Saran dan Kritik dapat dilayangkan ke email: podcastpehtem@gmail.com

Komentar

Loading...