Kanselir Jerman Meradang Atas Skandal Penyadapan NSA

Share:

nypost

Skandal penyadapan Amerika atas komunikasi sejumlah kepala negara Eropa, berbuntut panjang. Kekewatiran Jerman atas tindakan penyadapan AS terbukti juga. Kasus ini terungkap dari sejumlah pengakuan Edward Snowden, mantan karyawan NSA yang membelot ke RusiaSnowden mengatakan badan intelijen NSA, aktif menyadap nomor-nomor telpon pemimpin Eropa, termasuk telepon seluler pribadi  Kanselir Jerman Angela Merkel.

Seperti yang dituturkan Snowden kepada surat kabar The Guardian (24/10), “ Setidaknya NSA menyadap 35 nomor telpon kepala negara di Eropa.”

Menurut kantor berita  BBC (24/10) Atas pengakuan ini, Kanselir Merkel mengecam keras tindakan penyadapan selama ini.

Presiden Obama wajib memberikan konfirmasi mengenai skandal penyadapan ini.” Itulah klaim keberatan Angela Merkel.

Guna mengusut tindakan ini Menteri Luar Negeri Jerman Guido Westerwelle, memanggil  John B Emerson, duta besar Amerika Serikat di Berlin guna dimintai konfirmasi.

Sejumlah pengamat politik di Jerman mengungkapkan bahwa penganggilan Dubes Amerika Serikat ini, merupakan sesuatu yang tak biasa.Sedangkan sejauh ini pihak Gedung Putih menolak tuduhan Merkel atas skandal kasus penyadapan telepon selulernya.

Kecaman atas skandal penyadapan telpon seluler milik kanselir ini terus berdatangan,  termasuk dari pemerintah Belanda.  Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte turut memberi pernyataan pedas,” aksi spionase terhadap telepon seluler Kanselir Merkel, merupakan perbuatan serius yang sulit dimengerti.

Kanselir Jerman Meradang Atas Skandal Penyadapan NSA | doni judian | 4.5

Berita Lainnya

Kirim Komentar